7 Rahasia Dalam Pesawat Yang Penumpang Mesti Tahu No 4 Mau Banget

Teman-teman, pernah nggak memikirkan alasan kenapa pramugari dan pramugara senyumnya lebar banget pas nyambut penumpang yang masuk dalam kabin pesawat? Cerpen tahu, teman-teman pasti kompak jawab: "ya karena tuntutan pekerjaan". Iya kan?

Gaul

Ya Cerpen sih mikirnya gitu juga. Tapi yang namanya kedalaman hati siapa yang tahu ya. Bisa saja kan para pramugari itu tersenyum manis karena di dalam hatinya, mereka nyadar betul kalau menu makan mereka hari itu jauh lebih enak ketimbang menunya para penumpang. Ya bukan rahasia lagi kalau menu makan di pesawat itu kalah jauh enaknya sama masakan bibi di rumah. Hampir semua orang yang pernah naik pesawat pasti mengetahuinya.

Penasaran Kan?

Namun, tahukah teman-teman soal adanya rahasia lain dalam pesawat? Kalau belum, maka coba baca deh bocoran yang dikasih oleh salah satu awak pesawat komersial, Fatihah Sudewo, berikut ini:

Gaul

Gaul

1. Perkara kelayakan headphone

Wajarlah kalau merasa bosan saat berada dalam pesawat. Gimana nggak, penerbangannya aja 4 jam, masak selama itu kita cuma duduk doang tanpa nglakuin apapun. Beruntung kalau bisa tidur nyenyak, tapi kalau nggak? Selain badan capek karena duduk melulu, rasanya juga bosan kalau cuma lihat pemandangan yang itu-itu aja.

Penasaran Kan?

Untuk mengusir rasa bosan dalam pesawat, apa nih aktivitas yang biasanya teman-teman lakuin selain tidur? Ngabisin episode drakor, dengerin musik, atau baca buku? Kalau teman-teman sukanya nonton film atau dengerin musik, tapi lupa bawa headphone, maka beberapa maskapai memang menyediakan fasilitas free headphone. Jadi teman-teman bisa minta ke pramugari kalau membutuhkannya.

Tapi ngomong-ngomong soal headphone, jangan dipikir kalau yang mereka sediain itu barang baru. Faktanya, kebanyakan maskapai yang nyediain fasilitas headphone sangat jarang atau bahkan nggak pernah mengganti busanya. Padahal bagian ini kan yang masuk telinga kita. Lha kalau pemakai sebelumnya penyakitan gimana, kan kumannya bisa nular melalui busa itu.

Sama halnya dengan headphone, bantal atau selimut yang dipinjamkan oleh pesawat, biasanya juga bekas pakai orang lain. Jadi selama memungkinkan, selalu mintalah yang baru. Atau kalau teman-teman sungkan melakukannya, ya lain kali bawa headphone, bantal, sama selimut sendiri aja dari rumah.

2. Hati-hati kalau merasa haus

Memang sih kadang kita nggak menemukan adanya tempat refill air minum di beberapa bandara. Kalau kayak gini kejadiannya, maka sulit juga. Karena sebelum terbang, biasanya kita diminta membuang semua cairan yang ada dalam tas, termasuk air minum kalau jumlahnya itu lebih dari 100 ml.

Gaul

Dan karena kita nggak bisa refill air tadi, akhirnya ujung-ujungnya, kita mungkin minta atau beli minum di pesawat. Yang jadi berita dukanya sekarang adalah, air di pesawat itu sebenarnya nggak higienis karena tangkinya jarang dibersihkan.

3. Soal toiletnya?

Kalau teman-teman penasaran soal toilet mana yang paling kecil di dunia, maka salah satu jawabnya sudah pasti toilet dalam pesawat. Selain sempit, lampunya kadang juga remang-remang. Belum lagi buang air di pesawat cukup menegangkan apalagi kalau pesawat sedang nggak stabil. Tapi selain kecil, toilet dalam pesawat ternyata juga jarang dibersihkan lho, khususnya bagian lantainya. Oleh karena itu, jangan sekali-kali deh, masuk toilet pesawat sambil melepas alas kaki. Bahaya, banyak banget bakterinya!

4. Banyak-banyaklah beramal di pesawat

Menurut Fatihah, kalau Anda bersikap baik di pesawat, entah itu dengan membersihkan kursi atau bersedia bertukar kursi dengan orang lain, maka Anda bisa lho mendapat perlakuan istimewa. Kebaikan yang seorang penumpang lakukan bisa membuat ia mendapat bonus roti dan minuman saat terbang. Dan kalau si pramugarinya benar-benar tersentuh dengan aksi heroik Anda, maka bukan nggak mungkin kalau teman-teman bisa upgrade kelas secara gratis. Lumayan dari kelas ekonomi ke first class, siapa mau hayo?

5. Tutup mata sedikitlah

Yang namanya penumpang itu pasti datang dari berbagai latar belakang. Ada yang gendut, saking gendutnya sampai-sampai bagian tubuhnya menyita sedikit kursi teman-teman. Kalau sudah begini kejadiannya, ngalah aja. Protes ke pramugari juga nggak membantu karena mereka nggak bisa dan nggak akan berbuat apa-apa. Mereka mungkin hanya say sorry aja.

Gaul

Kejadian lain di pesawat yang mungkin juga menuntut kita tutup mata adalah waktu adik bayi di bangku sebelah nangis tanpa henti dalam gendongan ibunya. Percayalah, si ibu sedang berusaha keras untuk menenangkan anaknya kok, jadi yang sabar ya. Dan kalau teman-teman terganggu dengan dengkuran bapak yang duduk di belakang, jangan dijolokin kepalanya. Sabarlah, dia mungkin semalaman nggak tidur karena tegang mau naik pesawat.

Intinya teman-teman, karena pesawat itu tempat umum dan kita nggak bisa pergi seenaknya sebelum pesawatnya landing, maka tutup mata sedikitlah kalau ngalamin kejadian nggak mengenakkan yang memang tidak disengaja. Jangan dikit-dikit protes, ntar dilirik lho sama penumpang lain.

6. Menu makan awaknya memang lebih top

Soal makanan, Fatehah juga ngaku kalau menu awak pesawat itu lebih enak ketimbang menunya penumpang. Dan kadangkala, kru pesawatnya malah dijatahi buah-buahan sama maskapainya.

7. Salah satu alasan kenapa penerbangan ditunda..

..adalah karena salah satu kru pesawatnya belum datang. Ngaretnya mereka ini bisa jadi karena:

1. orangnya memang telat datang, atau

2. karena awak yang telat tadi harus gantiin temannya yang tiba-tiba berhalangan tugas, makanya ia pun sebenarnya kasihan karena harus packing buru-buru untuk bekerja.

Jadi begitulah teman-teman beberapa rahasia dalam pesawat yang perlu diketahui. Silakan memetik sendiri hikmahnya, Cerpen pamit dulu.

Sumber (Tragedi)

Gaul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *