9 Perlakuan Terhadap Anak Yang Selama Ini Kamu Kira Baik Padahal Justru Melukai Mereka Orangtua Wajib Baca 5 Paling Sering Dilakukan

Bisa dikaruniai seorang anak sudah merupakan anugerah terbesar dalam hidup. Kehadiran seorang anak tentunya dapat membawa suka duka dalam kehidupan setiap orangtua. Saat anak "anteng" rasanya ia sangat lucu dan imut, tapi pada saat nangis gak berhenti, terkadang orangtua pasti bisa tak tahu harus berbuat apa, bahkan kesal sendiri. Kini di internet sudah banyak sekali disebar cara- cara membuat anak kecil lebih tenang, tapi apakah cara- cara tersebut sungguh- sungguh efektif dan tepat? Mari kita jujur pada diri sendiri dan merenungkan hal- hal di bawah ini dengan hati terbuka. 9 "perlakuan" yang sering dilakukan pada anak ini, sebenarnya baik, apa justru membahayakan mereka?

1. Menggunakan alas empuk sebagai kasur bayi.

Gaul

Waduh Hati Hati

Meskipun tujuan menggunakan alas empuk adalah untuk membuat bayi lebih aman, tapi menurut American Academy of Pediatrics, alas yang empuk justru dapat membuat bayi mengalami Sindrom Kematian Bayi Mendadak! Jadi lebih baik hindari ya..

2. Melepaskan sabuk pengaman.

Gaul

Gaul

Bila saat di stroller, bayimu tiba- tiba menangis keras gak berhenti,  jangan sekali- kali membantunya melepas sabuk pengaman untuk membuatnya nyaman dan diam! Kamu kan tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya, bila stroller tak sengaja tersandung sesuatu, bayimu yang tidak diikat sabuk pengaman pastinya sudah dalam bahaya!

3. Membiarkannya tidur tengkurap.

Gaul

Waduh Hati Hati

Hal ini adalah salah satu kesalahan yang sering dilakukan. Bayi memang boleh tengkurap untuk belajar merangkak, tapi kalau membiarkannya tidur tengkurap, ini sudah kesalahan fatal,lho! Gaya tidur ini juga dapat menyebabkan bayi mengalami Sindrom Kematian Bayi Mendadak tadi!

4. Menggantungkan mainan di atas ranjang bayi.

Gaul

Cara ini memang tampak bisa membiarkan menghibur dan menyenangkan bayi, tapi kamu juga selamanya tidak akan pernah bisa menduga kapan mainan tersebut akan jatuh! Bila mainan tersebut jatuh dan bayimu ada di dalam, kepala bayimu sudah pasti langsung kena. Nah, makanya lebih baik langsung lepas saja mainan gantung dan benda- benda lain yang ada di sekitar ranjang bayi.

5. Langsung menggendong sang bayi setiap ia menangis.

Gaul

Memang tampaknya tak ada yang salah dengan hal ini, namun perlakuan ini dapat membuat bayi "terbiasa" untuk selalu digendong saat ia menangis. Akibatnya, si bayi ini bisa manja dan terus menangis karena ingin digendong.

6. Membiarkan bayi menaiki kereta roda untuk belajar jalan.

Gaul

Hal ini juga tampaknya tidak ada yang salah, tapi apa kamu tahu, roda- roda tersebut bisa saja menjepit dan melukai kaki bayimu, lho! Apalagi bila bayimu sangat aktif dan suka berlari- lari.

7. Menggunakan Whisky untuk mengurangi rasa sakit ketika gigi bayi tumbuh.

Gaul

Banyak sekali artikel di internet yang menganjurkan cara pengolesan whisky untuk mengurangi rasa sakit ketika gigi bayi tumbuh, padahal kandungan alkohol di dalamnya dapat membahayakan bayi! Bila bayimu terus menangis karena giginya sedang tumbuh, gunakanlah handuk dingin untuk mengompres daerah gusi bayi.

8. Terlalu cepat mengganti ranjang bayi dengan ranjang biasa.

Gaul

Jangan menganggap untuk melatih bayimu tidur mandiri, kamu pun buru- buru memindahkan bayi ke ranjang biasa. Kamu harus tunggu setidaknya sampai bayi sudah bisa keluar dari pembatas ranjang dengan sendirinya, baru boleh ganti ranjang box bayi dengan ranjang biasa, kira- kira saat bayi berusia 2 tahun.

9. Mengacuhkan tanda- tanda yang diberikan bayi padamu.

Gaul

Terkadang, orangtua bisa berpikir untuk mengacuhkan bayimu agar ia bisa diam dengan sendirinya, padahal cara ini juga tidak tentu benar. Sebagai orangtua yang bertanggung jawab, kamu harus meneliti kebutuhan bayi dan tanda- tanda yang akan ia berikan!

Yuk, segera bagikan informasi penting dan bermanfaat ini kepada teman- teman dan kerabatmu, apalagi yang baru jadi orangtua baru! Semoga membantu dan berguna 🙂

Sumber (Bahaya)

Gaul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *