Gadis Ini Ketemu Lagi Sama Papanya Yang Udah Meninggal 10 Tahun Lalu Tepat Di Hari Pernikahannya

Satu hari sebelum pernikahannya, Jeni Stepien mungkin merasa lebih cemas dan bersemangat daripada calon pengantin lainnya. Itu karena ia akan bertemu Arthur Thomas, laki-laki yang akan menemaninya berjalan menuju altar, untuk pertama kalinya. 

Ayah kandung Jeni, Michael meninggal 10 tahun yang lalu karena terbunuh dalam sebuah peristiwa perampokan dan ternyata salah satu wasiat Michael sebelum meninggal adalah mendonasikan semua organ tubuhnya yang masih berguna untuk orang lain yang membutuhkan. Sehingga dalam waktu 48 jam setelah Michael meninggal, jantung dan ginjalnya segera berada di tangan orang yang benar-benar membutuhkannya.

Gadis Ini Ketemu Lagi Sama Papanya Yang Udah Meninggal 10 Tahun Lalu Tepat Di Hari Pernikahannya

Duh Terharu Banget Nih Bacanya Pria Dan Gadis Yang Sama Sama Beruntung Ya

Dan Arthur Thomas adalah salah satu orang yang beruntung.

Thomas atau yang akrab disapa Tom hanya memiliki beberapa hari saja untuk mendapatkan donor jantung. Ia telah menunggu bertahun-tahun agar ada pendonor namun usahanya sampai saat itu belum menunjukkan hasil. Thomas menerima donor jantung dari Michael dan segera melakukan operasi transplantasi jantung.

Gadis Ini Ketemu Lagi Sama Papanya Yang Udah Meninggal 10 Tahun Lalu Tepat Di Hari Pernikahannya

Gaul

Saat mendapatkan donasi jantung, Tom juga diberitahu bahwa pemilik jantung tersebut meninggal karena dibunuh. Tom menunggu hingga natal tahun berikutnya untuk mengirimkan surat ucapan terima kasih pada keluarga Stepien.

Ibu Jeni segera membalas surat tersebut, dan selama dua tahun keluarga tersebut saling bertukar surat melalui CORE (Center for Organ Recovery and Education) sebelum akhirnya setuju untuk bertemu dan melakukan komunikasi terbuka.

Gadis Ini Ketemu Lagi Sama Papanya Yang Udah Meninggal 10 Tahun Lalu Tepat Di Hari Pernikahannya

Duh Terharu Banget Nih Bacanya Pria Dan Gadis Yang Sama Sama Beruntung Ya

"Aku sangat ingin ayahku berada di dekatku. Ada beberapa waktu di mana setelah ayahku meninggal, aku merasa dicurangi oleh orang yang menerima donor jantung dari ayahku dan tetap hidup dengan mengambil kebahagiaanku. Namun ketika aku melihat Tom dan betapa banyaknya orang yang mencintainya, aku sadar bahwa keegoisanku tak beralasan." Ungkap Jeni.

Ketika Jeni bertunangan, ia tahu bahwa itu adalah waktu yang tepat untuk bertemu Tom secara langsung.

Gadis Ini Ketemu Lagi Sama Papanya Yang Udah Meninggal 10 Tahun Lalu Tepat Di Hari Pernikahannya

"Setelah aku bertunangan, aku berpikir siapakah yang akan mengantarkanku ke altar nantinya. Namun aku langsung berpikir bahwa Tom adalah pria yang tepat, dan aku pikir juga itu adalah momen yang sangat diharapkan setiap anak perempuan untuk berjalan ke altar bersama ayahnya."

Dalam suratnya, Jeni bertanya apakah Tom bersedia untuk mengemban peran penting dalam pernikahannya. Tentu saja Tom bersedia dengan senang hati.

Gadis Ini Ketemu Lagi Sama Papanya Yang Udah Meninggal 10 Tahun Lalu Tepat Di Hari Pernikahannya

Dalam suratnya, Jeni bertanya apakah Tom bersedia untuk mengemban peran penting dalam pernikahannya. Tentu saja Tom bersedia dengan senang hati.

Semua orang sangat ingin bertemu Tom, namun rasanya ini adalah momen paling tepat untuk bertemu dengannya. Di hari pernikahan Jeni.

Ketika Jeni melihat Tom di gereja dekat rumahnya di Swissvale, Pennsylvania, ia tahu bahwa Tom memang ditakdirkan untuk mengantarkannya menuju altar dan menikahkan ia dengan Paul, calon suaminya.

Gadis Ini Ketemu Lagi Sama Papanya Yang Udah Meninggal 10 Tahun Lalu Tepat Di Hari Pernikahannya

"Aku merasa bahwa ayahku ada di dalam ruangan yang sama bersamaku. Aku merasakan keberadaannya."Kata Jeni.

Jeni berharap bahwa dengan membagi pengalamannya, orang-orang akan melihat setiap kepergian keluarga tercinta mereka dengan cara yang berbeda dan tak ragu-ragu untuk mendonasikan organ mereka ketika nanti sudah meninggal.

Perlu keberanian besar untuk memutuskan mendonasikan organ tubuh. Tapi kita tak akan pernah tahu bagaimana kehidupan seseorang bisa berubah dengan cepat ketika menerima donasi organ tubuh. Kita mungkin kehilangan anggota keluarga yang tercinta, tapi siapa sangka kita juga bisa membantu orang lain menemukan kehidupan keduanya.

Sumber (Unik)

Gaul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *