Sepasang Suami Istri Membuat Keputusan Ini Walaupun Dokter Menyarankan Mereka Melakukan Aborsi 30 Tahun Kemudian Foto Anak Ini Menggemparkan Dunia

Saat-saat menantikan anak seharusnya menjadi saat-saat yang menegangkan sekaligus menyenangkan bagi orangtua. Tapi hal ini tidak terjadi pada sepasang suami istri yang akan diceritakan hari ini. 30 tahun lalu, saat sang istri hamil, dia dan suaminya harus menerima saran yang tidak menyenangkan dari dokter, yaitu saran untuk mengaborsi anaknya. Dokter tidak sembarangan memberikan saran ini, tetapi karena anak ini menderita atrofi tulang belakang (Spinal Muscular Atrophy) yang akan membuat anak ini lumpuh dan memiliki fisik yang tidak normal.

Gaul

Tapi yang menakjubkan, pasangan ini tidak frustrasi dan sedih, tapi dengan tenang menerima kabar ini, juga memutuskan untuk melahirkan anak ini. Anak ini kemudian dilahirkan dan diberi nama Torstein Lerhol. Di mata orangtuanya, Torstein mempunyai hak yang sama dengan anak-anak lain, hak untuk dicintai, mendapat semangat, mendapat perhatian, dan pendidikan yang layak.

Keren Banget Nih

Gaul

Akhirnya dibawah penjagaan orangtua dan saudara-saudaranya, Torstein bertumbuh menjadi seseorang yang ceria, hangat, mudah diajak berteman, dan sangat percaya diri. Dia tahu fisiknya berbeda, tapi dia tidak pernah membiarkan fisiknya ini membatasi masa depannya. Prinsip hidup orangtuanya selalu terngiang-ngiang di telinganya, "Fisikmu tidak akan pernah bisa menghalangi masa depanmu yang indah!"

Gaul

Gaul

Di sekolah, Torstein bukan anak yang bodoh. Dia memiliki prestasi yang sangat baik, berhasil lulus SMA dengan nilai yang gemilang, lulus kuliah dengan sangat baik, dan menjadi seorang guru. Tidak hanya mengajar, Torstein juga tertarik dengan hukum dan hampir selalu muncul di banyak acara-acara sehingga tidak sedikit orang-orang yang mengenalnya.

Keren Banget Nih

Gaul

Setiap kali orang-orang melihat Torstein, mereka selalu tertarik dari sisi yang berbeda-beda. Karena penyakit ini, Torstein memiliki berat badan hanya 17 kilogram. Tapi dia tidak pernah khawatir, bahkan sempat bercanda, "Berat badanku 17 kilogram ini kurasa cukup. Kalau berat badanku bertambah, nanti orang-orang yang mendorong kursi rodaku akan kesulitan."

Gaul

Sikap Torstein yang selalu positif ini tanpa diduga menambah semangat banyak orang, termasuk fotografer terkenal, Henrik Fjrtoft, yang mengundang Torstein menjadi subjek utama untuk karyanya yang bertema "alami". Setelah pertimbangan yang cukup banyak, Torstein pun mengiyakan.

Gaul

Torstein pernah berkata, "Setelah kupikir-pikir, aku sedikit ragu apakah aku mau foto dan ceritaku diceritakan ke banyak orang. Sebenarnya yang aku ingin beritahukan kepada masyarakat luas adalah, keadaan tubuh kita tidak bisa menghalangi masa depan kita. Selama kita berpegang pada tujuan kita, kita bisa melakukan segala sesuatu. Karena alasan inilah aku setuju."

Torstein hanya berharap kisahnya bisa memberikan inspirasi bagi banyak orang, tidak hanya orang-orang normal, tapi juga kepada orang yang membutuhkan bantuan khusus.

Gaul

Tentu saja setelah pembicaraan yang mendalam dengan fotografer terkenal tersebut, dia tidak memiliki maksud apapun untuk menunjukkan kekurangan orang lain tapi dia percaya bahwa bahkan dibalik kekurangan seseorang, ada keindahan yang luar biasa.

Torstein sempat menjelaskan, "Tentu saja aku tahu aku berbeda jauh dengan Brad Pitt. Aku bahkan tidak memiliki struktur tubuh yang sempurna. Tapi aku terus berjuang di balik kekuranganku. Penampilanku tidak sempurna, tapi kekuranganku ini yang membuatku bertahan dan terus berjuang. Di sekolah, teman-temanku sangat baik dan sangat sedikit yang mengejek penampilanku. Menurutku, kalau kita membawa satu sikap yang positif di dalam hidup, orang lain tidak akan merasa kita terlalu buruk. Mereka bahkan merasa aku normal!"

Gaul

"Tentu saja saya tidak berkata penampilan tidak penting. Penampilan itu sangat penting! Penampilan yang baik itu indah! Tapi intinya adalah, bahkan walaupun penampilan kita tidak sama dengan orang lain, atau bahkan kurang, menurut orang-orang di luar sana, kita tetap bisa melakukan sesuatu." Kata Torstein.

Gaul

Bagi Torstein yang memiliki keterbatasan dalam fisik, membuatnya bisa fokus terhadap hal yang lain dan apa yang bisa dia lakukan. Dia merasa di dunia ini banyak orang yang terlalu banyak melihat penampilan dan beberapa orang harus mencoba melihat kemampuan seseorang sampai ke dalamnya.

Torstein mengajarkan kita kalau penampilan luar mungkin bisa membatasi kita sampai 1 titik, tapi selama kita terus berusaha dan berjuang di dalam kelebihan kita, penampilan kita tidak bisa membatasi mimpi kita.

Sumber (Female)

Gaul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *